Papaku Sayang

Posted: November 12, 2010 in Wonderful Family

Whuaaaa… blog gueeeee…!!!!

Kangeeeennnnn…..!!!!!!!!!

Akhirnya setelah sekian lama, blog ini terjamah juga. Sebenernya banyak hal yang ingin gue share disini tapi apa daya, ide-ide itu hanya menari-nari di otak ini saja, tanpa bisa ditulis dengan sempurna

Dan sekarang gue pengen sharing satu hal : Papa.. orang yang bertanggung jawab sepenuhnya atas kemunculan gue di dunia ini

Akhir bulan Oktober kemaren, tepatnya tanggal 28 Oktober, adalah hari ulang tahunnya

Ulang tahun kali ini cukup spesial, karna bertepatan dengan berakhirnya masa tugas beliau sebagai seorang abdi negara disalah satu kantor pemerintahan. Awalnya gue pikir pensiun itu hal yang biasa, tapi ternyata setelah akhirnya hal tersebut ada didepan mata, itu menjadi hal yang luar biasa buat gue

Karna apa??

Ya jelas.. karna status gue sebagai ‘penggangguran bersubsidi’ kini harus berubah menjadi ‘penggangguran non-subsidi’. Trus udah nggak ada biaya ‘maintenance diri’ lagi dan yang pasti gue udah nggak bisa keliling Indonesia lagi dengan GRATIS

Hal yang bener-bener membuka mata gue, karna semua yang gue alami, semua yang gue rasakan, dan semua yang gue nikmati itu adalah berkat Tuhan melalui bokap. Dari kecil gue udah hidup pindah-pindah. Gue udah menginjak setiap pulau di Indonesia, bahkan sampai ke Jayapura, Papua, itu karna papa.  Gue bisa leyeh-leyeh menikmati fasilitas best hotel in town, itu semua juga karna bokap. Gue bisa belanja-belanja dari mulai belanja yang nggak penting sampai yang nggak penting banget itu semua juga atas andil bokap.

Setiap detail hidup gue, setiap kenikmatan yang gue rasakan, itu semua karna kerja keras papa, sebagai kepala keluarga dan satu-satunya tulang punggung keluarga

Gue baru sadar kalau bokap gue udah semakin tua. Kepalanya udah mulai botak dan hampir semua rambutnya udah menjadi putih. Setiap papa pulang ke rumah, gue selalu mendapat tugas mulia untuk mencat rambut putihnya. Gue sangat senang melakukannya. Karna apa? Ya jelas karna rambut papa tinggal dikit, jadi ngecatnya cepat dan gampang. Dan setelah itu, pasti ada selembar uang merah yang diberikannya untukku. Gimana nggak senang coba?

Tapi itu adalah sisi lain dari rasa senang gue  ngecat rambut bokap. Bukan itu pointnya. Alasan utamanya adalah karna gue mau bokap gue tetap terlihat muda dan cakep tentunya hehehe.. Lagipula gue sadar bahwa waktu yang diberikan ke gue untuk ngurus bokap juga semakin tipis. Kalau kelak gue merit dan tinggal dikota yang berbeda, belum tentu gue bisa ngecat rambut bokap lagi seperti sekarang

Lagipula semakin bertambah umur, kekuatan tubuhnya juga semakin lemah. Gue sebenernya nggak pengen share tentang satu hal ini, tapi gue pengen cerita karna gue bangga bisa jadi anak perempuan satu-satunya buat bokap gue. Setiap pagi papa selalu nganter anak-anaknya ke sekolah. Waktu itu kami masih tinggal di Pontianak dan gue masih SD. Seingat gue, cuaca hari itu sedang hujan deras dan entah apa yang terjadi intinya motor kami ditabrak dan gue sukses pingsan. Sadar-sadar gue langsung dikasih minum sama ibu penjual jamu dan gue ngeliat papa di tandu orang dan dilarikan ke rumah sakit. Alhasil kedua kaki papa di gips. Dan  selama hampir dua bulan dia ngga bisa jalan. Gue nggak kenapa-kenapa karna gue cuma terkena benturan ringan dikepala. Tapi apa mungkin karna benturan dikepala itulah yang menyebabkan gue jadi aneh dan absurb seperti ini ya?

Ternyata kecelakaan itu berdampak belasan tahun kemudian. Papa menjadi kesulitan untuk menahan pipis. Di cek di rumah sakit Indonesia, papa dibilang prostat dan disuruh minum berbagai macam jenis obat. Tapi papa nggak yakin dengan vonis dokter itu. Akhirnya beberapa tahun yang lalu, waktu papa tugas di Jambi, papa dan mama berangkat ke Penang, Malaysia untuk melakukan check up kesehatan. Dan benar saja, dokter disana menduga dengan tepat kalau papa pasti pernah terjatuh parah dan itu mematikan beberapa fungsi sarafnya. (Buat yang pernah jatuh, jangan dianggap remeh. Segera ditindak lanjuti karna dampaknya akan muncul beberapa tahun kemudian)

And now.. bokap gue pake pampers. Dan gue nggak malu akan hal itu

Pernah suatu kali, waktu mama ke supermarket ditanyain sama SPG nya, pampersnya untuk bayi umur berapa, gemuk apa enggak anaknya? Gue dan mama cuma bisa senyum-senyum aja sambil bilang..”anaknya gemuk mba, besar banget malah badannya”

Hal lain dari diri bokap adalah dia selalu mengajarkan tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita dan bagaimana kita harus menjadi terang bagi dunia ini. Kalau pas papa ada di rumah, dia selalu rajin bangun pagi dan pasti pergi ke kamar anak-anaknya dulu. Awalnya gue pikir mungkin bokap ngecek kali ya, siapa tau ada anaknya yang kabur atau tiba-tiba jumlah anaknya nambah, gitu?  Tapi tentu saja bukan itu alasannya. Beberapa hari yang lalu, gue udah bangun cuma pura-pura tidur. Gue ngeliat bokap membuka kamar dan  mematikan lampu. Masih dengan mengintip dibalik bantal, gue ngeliat bokap berjalan ke arah tempat tidur  dan dia membuka kedua tangannya diatas gue dan adek gue-yang waktu itu tidur bareng- untuk memberkati dan mendoakan kami. Setelah itu dia mengelus kepala kami dan berjalan keluar kamar

Untuk sepersekian detik gue tertegun. Dia memang sungguh ayah teladan, walaupun ada beberapa sifat dan kelemahannya yang kadang-kadang membuat kami sering berdebat dan berselisih paham but he’s still the best father for me

Dan kemaren papa dan mama berangkat ke Makasar untuk menghadiri perpisahan kantor dan mengurus kepindahan barang-barang. Tentu saja bakal banyak barang yang nambah di rumah ini. Tivi bakal nambah lagi, jadi 4. Mesin cuci bakal jadi 3, kulkas juga bakal nambah, kipas angin, gelas, piring dan barang-barang lainnya pasti bakal menambah penuh isi rumah. Beginilah suka duka hidup nomaden

Hmm.. tapi ini memberikan ide bagus buat gue. Mungkin besok gue bakal buka lapak penjualan barang bekas didepan rumah 😀

papa, mama dan gue -anak yg selalu ngerepotin-

papa, mama dan gue -anak yg selalu ngerepotin-

love you so much papa…
makin diberkati Tuhan, jaga kesehatan dan panjang umur biar bisa melihat cucu-cucu papa lahir kedunia
i’m proud to be your daughter
Advertisements

Love Indonesia

Posted: October 6, 2010 in Love, Motivasi

Dulu..

gue adalah orang yang bisa dibilang ngga suka nonton berita. Menurut gue menonton berita adalah adalah hal yang membosankan. Gue lebih tertarik ngeliat akting kakak gue waktu dia menjadi pemeran utama dalam telenovela Maria Mercedes atau Maria Cinta Yang Hilang. Atau ngga gue lebih tertarik untuk menghabiskan waktu dengan membodoh-bodohi anak tetangga. Gue akan ngajak mereka main ‘Kerajaan-Kerajaan’, yang tentu saja bisa ditebak bahwa gue akan naik kasta menjadi tuan putri dan mereka semua menjadi punggawa-punggawa gue.

Sekarang..

gue sangat tertarik dengan yang namanya nonton berita. Gue sangat tertarik dengan apa yang terjadi di negeri ini.  Gue lebih memilih untuk nonton update berita terbaru daripada harus ngeliat perseteruan Farel, Fitri dan Miska yang entah bakal sampai Session berapa Sinetron Cinta Fitri itu akan tamat. Atau gue juga bakal ikhlas dan rela mengganti acara Tulang (baca : om/paman) gue, si Tukul Arwana dengan melihat opini para wakil-wakil rakyat itu di televisi yang jauh lebih ‘lucu’ daripada Tukul

Tapi yang menjadi pertanyaan gue selanjutnya adalah.. apa yang menyebabkan gue tertarik dengan berita???

Apakah karna gue sekarang berubah menjadi orang yang sangat nasionalis? Apa sekarang gue sok peduli dengan negara ini? Atau karna gue adalah calon presiden masa depan? Jadi gue harus memperhatikan keadaan negara gue mulai dari sekarang.

Kalau boleh berpendapat, itu mungkin karna tingkah laku dan polah para pembesar negara kita ‘jauh lebih seru’ daripada akting dalam sinetron?

Tapi sungguh, sekarang gue jadi mikir.. kenapa gue jadi suka nonton berita? Apakah karna memang ‘lebih seru’ atau karna gue menikmati keterpurukan bangsa ini? Tapi satu hal yang pasti, gue sangat cinta sama negara ini. Gue sangat perduli dengan tanah air gue. Gue juga sangat berduka dengan hal-hal yang terjadi belakangan ini.

No body’s perfect.. begitu juga dengan negara. Nggak ada negara yang SEMPURNA di dunia ini, termasuk Indonesia

Walaupun nggak di pungkiri kalau gue juga pernah  mencela negara gue. Gue sering mengkritik orang-orang yang menyebut diri mereka wakil rakyat dan para pejabat pemerintahan tapi lebih mengutamakan ke[entingan pribadi/golongan daripada kepentingan rakyat. Gue juga pernah merasa dirugikan sebagai rakyat dengan kebijakan-kebijakan yang ada, tapi satu hal.. gue tetep cinta negara ini. Gue tetap bangga mengaku bahwa merah putih mengalir di darah gue.

So, banggalah menjadi rakyat Indonesia.

Dukunglah pemerintahan kita, walaupun sungguh kadang-kadang mereka sangat menyebalkan. Dan kalau ingin memprotes terhadap kebijakan yang ada, lakukan dengan cara-cara manusia. Bukan dengan anarkis!! Jangan membuat bangsa ini menjadi bangsa ‘murahan’. Teruslah membuat bangsa ini tetap naik dan tidak turun, hingga kesejahteraan dan keamanan tetap ada untuk bangsa ini

Akhir kata : MERDEKAAAA…!!!!

*****

Nb. Jangan-jangan gue emang bakal jadi presiden ke-10 Republik Indonesia ya??? Aminnn.. hahahahaha..

Curhat Sampah

Posted: September 30, 2010 in Bebek, Love, Tentang gue

Barusan gue chat ama temen kuliah dulu. Dan dia membawa kabar yang bikin hati gue teriris-iris.. hati gue sakit.. hati gue perih. Daleemm bangeettt…!!!! hikssss… *lebay*

Dia bilang.. Estu udah merit, Dian udah punya anak, Anita juga udah merit tapi suaminya tinggal di Papua jd mereka belum punya anak. Belum lagi Ani, Sekar, Emy, Sari dan nama-nama temen kuliah lainnya yang dia sebutkan, semuanya udah berganti status. Ada yang menjadi ibu.. istri.. bahkan selingkuhan. Semuanya komplit disini

Waktu emang berjalan cepat, bahkan berlari..

Padahal baru kemaren rasanya kami nongkrong bareng, gosip bareng, nyontek bareng, ngemall bareng, Te-Pe2 bareng, bolos bareng dan hal bareng-bareng lainnya, kami kerjakan bersama. Tapi sekarang, mereka udah naik satu level dalam kehidupan ini.

Sedang gue?

Hmm.. masih sama. Masih belum naik level. Masih tetap ngga jelas. Masih tetap absurb. Masih tetap cantik. Dan masih tetap baik hati.

But somehow, gue menikmati hidup gue kok. Dikelilingi orang-orang yang gue sayang. Dengan keluarga gue dan khususnya si bebek itu. Dan bukannya kami belum membicarakan ke arah sana tapi sekarang bebek lagi berjuang buat memenuhi segala syarat dan prasyarat dari gue

Gue cuma minta mas kawin berupa roti buaya yang matanya terbuat dari berlian segede kelereng, kain batik  yang ditulis dengan emas 24 karat, kain sutra yang ada totol-totol permatanya dan tentu saja beberapa minggu sebelum gue merit, iklannya harus udah terpasang  di beberapa baliho tengah kota yang memuat foto close up gue segede gaban, yang ditulis.. ‘akan segera melangsungkan pernikahan..’

Syarat gue gampang kan? Tapi sebenernya semua itu ngga penting. Kalau ngga dipenuhi juga ngga pa-pa tapi kalau mau dipenuhi juga lebih ngga pa-pa lagi. Yang lebih penting buat gue adalah hati. Hati yang benar-benar sayang ke gue. Hati yang benar-benar mau melindungi gue dan hati yang benar-benar mau menerima gue apa adanya.

Hati yang benar-benar ada dan selalu ada hanya buat gue seorang..

Dan dipenghujung curhat sampah yang ngga penting ini, gue mau klarifikasi bahwa.. gue ngga ngebet mau merit dan gue juga ngga ngiri *sedikit dink* ama temen-temen gue itu. Gue cuma pengen kalau si bebek membaca tulisan ini dan segera ngelamar gue *loh??*

cheers,

Marah dan Kangen

Posted: September 27, 2010 in Bebek, Love, Tentang gue

Mau numpang curhat..

Sore ini Bebek lagi ngambek ke gue. Seperti biasa, gue yang suka cari gara-gara. Sebenernya nggak ada masalah apa-apa sih, cuma gue suka aja kalau ngeliat dia marah. Oke, gue emang makhluk aneh!!

Entah kenapa, gue suka lucu aja membayangkan mukanya yg cemberut di balik pipinya yg tembem itu. Itu membuat gue tambah kangen dan sayang pastinya. Bukankah pelangi sehabis hujan itu indah ya? Ngga sabar untuk mendengar suaranya besok.  Ngga sabar untuk becandaan lagi. Kangen sangat! Tapi gue juga tau kok sampai seberapa kadar becandaan gue yang masih dia tolerir. Gue juga tau bahwa di balik marahnya dia, sebenernya he really..really loves me. Oke, gue emang makhluk aneh yg suka ge-er an!!

Udah 1,5 bulan kami nggak ketemu. Dan seperti biasa, gue lebih banyak pacaran ama handphone. Yeah..derita LDR!!

Tapi LDR ini membawa dampak yg positif buat gue. Apakah itu? Ternyata sekarang gue tambah pinter. Gue tambah smart. Otak gue yang pas-pas an ini tiba-tiba sering mengeluarkan ide-ide yang brilian. Ngga percaya? Check this out

Suatu hari, dikala gue lagi pacaran ama telpon, tiba-tiba gue bilang.. “Bek, kamu kesini sekarang ya. Coba kamu masuk ke dalam handphone kamu dan menjelma menjadi aliran suara, kemudian kamu jalan terusss sampai akhirnya kamu bisa keluar di handphone aku. Dan muncul dihadapan ku secara ajaib”

See, ide gue brilian bukan? Dan saat ini gue sedang berusaha keras mewujudkan ide gue ini. Who knows gue bisa selevel dengan rival gue, Thomas Alfa Edison. Oke, gue emang makhluk aneh yg suka ge-er an bin ngga mutu lagi ngga penting

salam,

seorang perempuan yg cantik jelita tapi baik hati (??)

***

for bebek : miss youuuuu…. bisa denger gue kannnn?? *teriak pake TOA*

iya, besok gue jelasin semuanya

tp malam ini tetap mimpiin gue jd cinderella mu ya

I’m Back

Posted: September 22, 2010 in Tentang gue

I’m back..!!!

Basi banget nggak sih? Sok-sok sibuk *alasan klise* sampe ninggalin blog sendiri.

Tapi gue juga bingung, kok bisa ya gue ngga beredar di dunia maya sampai sebegitu lamanya? Trus tiba-tiba muncul gue kayak org bego. Ex. “lah, si dia dah merit to? trs si itu udah punya anak? si parjo udah pindah ke planet mars? si fatimah lagi dipingit?”

See? gue jadi kayak orang yang baru abis bertapa. Kayak orang baru abis turun dari gunung

But anyway.. banyak hal yang terjadi dan gue bingung mau mulai cerita darimana

Yang pasti.. gue senang dan gue menikmati hidup gue bersama dengan orang-orang yang gue sayang. Walaupun kadang-kadang gue tau kalau hidup tak terangkai sempurna, tapi gue belajar bersyukur. Bersyukur untuk setiap keadaan

Karna segala sesuatu ada waktunya

ada waktu tuk bersuka

ada waktu tuk berduka

ada waktu tuk berdiam

ada waktu tuk berkata

cheers,

-titisan rangers pink-

Saya dan Waktu

Posted: August 27, 2010 in Tentang gue

Huhh.. sumpah, sungguh-sungguh kesel hari ini

kembali saya harus berantem dengan yang namanya WAKTU. Yah, saya kadang-kadang emang suka menunda-nunda sesuatu. Hmm..sebenarnya bukan menunda-nunda sih, cuma saya suka aja kalau serba mepet-mepet dan sport jantung. Tepatnya sih, saya sadar bahwa belakangan ini manajemen waktu saya sangat buruk 😦

Dan faktanya adalah saya batal untuk ikut acara camp beberapa hari di Malang karna saya daftarnya terlambat beberapa jam dan jumlah kuota sudah terpenuhi. Padahal saya sudah pakai acara rayu-merayu tapi tetap aja nggak mempan. Padahal lagi, saya sudah membayangkan acara jalan-jalan di Malang besok, tapi ternyataaa..huaaaaa…. *mewek dipojokan*

Ingin rasanya mengulang WAKTU. Atau kalaupun bisa, saya ingin membeli yg namanya WAKTU. Sungguh-sungguh menyesall.. *harakiri*

hmm.. baiklah kalau begitu

*mengikatkan bendera merah putih dikepala*

*meyingsingkan lengan baju*

*membusungkan dada*

*mengangkat tangan kanan*

*tatapan tajam kedepan*

*berteriak dengan lantang*

DENGAN INI SAYA BERJANJI BAHWA.. KEMERDEKAAN IALAH HAK SEGALA BANGSA DAN OLEH SEBAB ITU MAKA PENJAJAHAN DIATAS DUNIA HARUS DIHAPUSKAN

*dirajam*

hmm.. maksud saya.. SAYA BERJANJI UNTUK BAIKAN DAN BERSAHABAT DENGAN WAKTU ^^

Stasiun Terakhir

Posted: August 19, 2010 in Bebek, Love

aku  masih berdiri disini, menanti kereta yang akan membawaku pergi

kereta pertama datang..

bukan, bukan itu.. aku tak bisa berjalan seirama dengannya

kereta kedua datang..

aku menumpanginya, tapi kereta itu penuh penumpang dan sesak

kereta ketiga mengajakku pergi..

hasratku melayang tapi jiwaku terpisah dari raga

aku  pun turun di stasiun berikutnya

tapi tak lama

kereta keempat mendekatiku..

entah mengapa, jantung ini berdetak kencang

tapi tidak.. bukan ini

kereta ini tak seindah keretaku terdahulu

roda-rodanya berderit kencang

gerbong-gerbongnya tidak terbuat dari emas

heii.. dia berhenti

aku membalikkan badan hendak pergi

tapi tunggu..

perasaanku menuntun kaki ini untuk melangkah mendekatinya

aku masuk dan duduk diam

memandang ke setiap sudut gerbong itu

tidak ada siapa-siapa disana, hanya ada aku dan dia

gerbong yang sederhana namun  indah

ku pejamkan mata untuk menikmati rasanya

kereta pun  meluncur perlahan

aku mulai menari dan berdendang riang

berharap tidak turun di stasiun berikutnya

****

…mungkin aku bukan yang terbaik untukmu tapi aku lakukan usahaku yang terbaik untukmu..