Archive for June, 2010

Air oh air..

Posted: June 23, 2010 in Gak penting, Konyol

Apa yang membuat seorang ibu.. ehem.. tepatnya wanita uring-uringan??
Adalah ketika uang simpanannya terusik

Dan yeahh.. emak di rumah lagi bingung-panik-emosi-dilema-gundah gulana
kenapa?
karna pembayaran PAM rumah gue bulan ini mencapai 6 digit
oke.. tepatnya Rp. 1.151.000,- untuk pemakaian 151m3 air
masih kurang jelas??
..satu juta seratus lima puluh satu ribu rupiah..
dan mari kita pingsan bersama..!!!

Akhirnya karna merasa keberatan, kami pun melakukan analisis dengan menggunakan variabel independen berdasarkan bukti-bukti historis yg ada, hingga ditemukan fakta lapangan sebagai berikut :
1. penghuni tetap rumah hanya 3 orang
2. penghuni rumah disinyalir jarang mandi (ini fakta)
3. nyuci seminggu sekali (itu kalo inget)
4. ngepel 2 hari sekali
5. nyuci mobil sebulan sekali
6. nyiram tanaman 2 hari sekali (kalo lagi rajin)
7. nyuci piring sekali sehari

Coba sebutkan kegiatan apa lagi yang membutuhkan air??
Ngga mungkin kan pemakaian air kita bisa gila-gilaan begitu??
dan ngga mungkin juga kan gue berubah profesi menjadi gadis-cantik-penjual-air??

Sampai berita ini diturunkan permasalahan ini sedang dalam penyidikan pihak yg terkait
Ada yang pernah mengalami hal seperti ini?

Advertisements

Ketika Konflik Bertasbih

Posted: June 21, 2010 in Bebek, Love, Tentang gue

Sms send, June 19, 2010

Entahlah.. kita sekarang jadi aneh aja. Ga ngerti deh. Apa kita emang ngga cocok ya?

Sms received, June 19, 2010

Hmm.. kamu aja yang tentukan kita lanjut apa engga, sebab aku sih mau berjuang. Jadi apapun keputusan kamu aku ikut aja

Sms send, June 19, 2010

Ah.. dilema.. kalau kita selesai dan besok-besok aku kangen kamu gimana? Trus kalau kita lanjut dan aku selalu makan hati gimana? Tapi bukankah pelangi sehabis hujan itu indah ya? Siapa tau setelah konflik ini kita bisa jadi lebih dekat. Umm.. aku putuskan untuk terus berjuang

Sms received, June 19, 2010

Ngga salah aku memilih kamu..

*****

Hubungan gue akhir-akhir ini kayaknya emang lagi diuji. Dan taukah kalian bahwa…

Mencoba memahaminya..

Mencoba mengikuti jalan pikirannya..

Mencoba mengerti isi hatinya..

ITU TIDAK GAMPANG JENDRAL…!!!!

dan ketika gue diperhadapakan untuk mengambil keputusan atas hubungan ini, ITU LEBIH TIDAK GAMPANG LAGI JENDRAL..!!!

Pada dasarnya kami memang berbeda. Dia pria dan gue wanita. [ya iyalah]. Walaupun tak jarang di malam hari dia berubah wujud menjadi wanita jadi-jadian dengan wig panjang dan lipstik merah merona. Hingga kami sering rebutan bulu mata palsu dan kutek warna warni hahahaha.. nggak dink..!!! becanda..!! sumpah.. cowo gue pria tulen kok.

See, gue cewe yang baik hati  kan??

Mari kita lanjutkan..

Menurut akal sehat gue, pria dan wanita itu pada dasarnya berbeda. Mereka mempunyai daya pikir, daya tangkap, imajinasi, penyelesaian terhadap masalah dan touching yang berbeda.

Dan inilah asal muasal konflik gue..

Ketika gue pengen A, dia pengen C.. ketika arah gue ke timur, dia ke barat.. ketika dia suka musik hardcore, gue suka nya musik dangdut.. ketika gue bilang Ridho Rhoma itu ganteng, dia bilang gantengan bapaknya si Rhoma Irama.. ketika dia suka olah raga bola, gue lebih memilih olahraga lempar lembing.. ketika dia mengagumi John Mayer, gue mengagumi ST 12.. ketika dia pintar memainkan gitar, gue pintar memainkan pianika

Benar kan? Menyamakan kemauan dan persepsi itu ngga gampang. Tapi bukan berarti itu mustahil

Dan seperti layaknya seorang pianis yang memainkan tuts warna hitam dan putih. Walaupun memainkan tuts yang berbeda.. tapi dia menciptakan harmonisasi lagu yang indah bukan?

Begitulah ketika 2 orang yang berbeda bertemu dalam satu hubungan

dan ketika konflik itu bertasbih maka kedewasaan pun diuji. Gue belajar untuk melihat suatu masalah melalui ‘helicopter view’, melihat dan menelaah masalah dari berbagai sisi

Tapi apapun itu, bukankah pelangi sehabis hujan itu indah ya?

dan gue percaya bahwa pelangi itu belum hilang

bahwa ketika sebuah konflik itu berakhir, ada sebuah pelajaran yang bisa kami ambil. Dan itu pasti akan membuat gue dan dia semakin mengenal satu dengan yang lainnya

So… gue putuskan untuk terus berjuangggg…!!!!

****

for bebek : yang sabar yaaaa… ^___^

Hidup Sehat

Posted: June 18, 2010 in Friendship, Kehidupan

Tadi sore saya mengunjungi seorang teman di ICU sebuah rumah sakit

Padahal hari Jumat kemaren dia baru saja melahirkan anak pertamanya dengan normal dan hari selasa nya dia harus udah masuk ICU karna sesak nafas. Ada cairan di paru-paru yang menyebabkan dia susah bernafas dan mengalami pembengkakan jantung. Dan kata si ibu dia keracunan saat melahirkan

Walaupun otak saya yang pas-pas an ini ngga sepenuhnya mengerti apa itu keracunan saat melahirkan, bagaimana itu bisa terjadi dan mengapa bisa demikian, tapi saya sungguh melihat banyak kabel dan selang yang dipasang di tubuhnya.

Perempuan 27 tahun yang beberapa hari yang lalu melahirkan anak pertamanya, yang bahkan belum sempat memberikan nama untuk si baby, harus terbaring dengan banyak kabel dan selang ditubuhnya. Bahkan hari rabu malam kemaren dia sempat pingsan, tekanan darahnya drop dan jantungnya sangat lemah.

Sedang saya?

Saya speechless, kaget dan shock. Mungkin ini karna pertama kalinya saya melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana seorang manusia terbaring tak berdaya dengan kabel dan selang ditubuhnya. Tapi sekali lagi, saya shock dan speechless

Sedikit mempunyai kekhawatiran saat melahirkan kelak. Tapi yang terpenting saya kembali diingatkan bahwa kesehatan itu adalah harta yang tak ternilai.

Bayangkan saja biaya ICU rumah sakit 850rb perhari, belum termasuk obat dan biaya dokter. Dan teman saya ini 2x sehari harus disuntikan cairan untuk menahan sakitnya seharga 1 jt sekali suntik. Belum lagi harus menahan rasa sakit di tubuh akibat jarum-jarum sialan tersebut. Sehat itu mahal bung..!!

Dan ini adalah nightmare buat saya.. Secara ya, liat jarum suntik saja saya udah pingsan duluan. Apalagi kalau jarum itu menempel di tubuh saya. Mungkin saya bisa teriak-teriak, kabur dan lupa kalau saya sedang sakit

Tapi sekali lagi, saya di ingatkan untuk selalu menjaga kesehatan.

Daripada berteman dengan jarum-jarum jelek itu, saya lebih baik memilih untuk makan teratur, mengurangi junk food, banyak minum air putih, perbanyak makan sayur dan buah.. dan yang lebih penting MANDI teratur *loh??*

****

for Dora :

World loves you..

God loves you..

We loves you..

cepat sembuh yaa.. kalahkan penyakit sialan itu

kami merindukan tawamu

Merindumu

Posted: June 17, 2010 in Bebek, Love

Email received

Tuesday, June 15, 2010

tidak ada hal-hal baru yg terjadi kemaren,
seperti biasa berangkat ke kantor, kerja lalu pulang

sudah lima hari berlalu tanpa mendengar suara cempreng mu
membuat ku tambah kangen saja. mungkin sehabis pulang kantor
aku beli kartu Hatari ah untuk menelepon km.

bertanya tanya sedang apa kamu di sana?? apakah sudah mandi ?, pakai baju apa hari ini?
sudah makan kah kamu? apakah kamu ke toko favorit kamu itu?

-Reza-

****

seminggu telah berlalu sejak dia berada di negeri orang

dan aku merindukannya, sangat

ingin rasanya membeli sepasang sayap hingga aku bisa terbang kesana

menemani hari-harinya

melihatnya tertawa

menggoda nya

menyemangatinya

bahkan memeluknya dan berbisik betapa aku menyanyanginya

dan ketika saat itu terjadi, aku akan berdoa

Tuhan.. ku mohon hentikan waktu ini.. sejenak

 

Semarang, June 17, 2010

Ditengah suasana dingin dan mendung

Message received,  2 Juni 2010 ; 10.30

Kakakkkkk…. cariin tiket pesawat buat besok siang, aku mau pulang. Cepet yo, aku wes kangen mbek koe

Message send, 2 Juni ; 10.35

Ngopo koe muleh? wes mampu bayar pajak belum?

Message received, 2 Juni 2010 ; 10.38

Udah donkk.. makanya buruan cariin tiket ya


Terlahir menjadi anak perempuan satu-satunya membuat gue harus menjalani beberapa peran. Dari mulai peran sebagai seorang kakak, adek, tuan putri,  ibu tiri, nenek sihir atau bahkan upik abu sekalipun, selalu gue peranin hampir setiap hari. Apalagi sejak dulu kami jarang menggunakan jasa pembantu rumah tangga, jadilah gue yang notabene adalah tuan putri dan anak pungut kandung sang pemilik rumah harus turun kasta menjadi seorang upik abu

Atau bahkan berubah menjadi nenek sihir bertaring atau ibu tiri yang cerewet ketika lelaki-lelaki di rumah ini lagi keluar malesnya dan mereka dengan gampangnya meletakkan baju sembarangan, abis makan piring berantakan atau tidak mengembalikan buku pada tempatnya atau bahkan ketika mereka bangun siang sekalipun, gue pasti tiak membiarkan mereka hidup tenang

Tapi ada kalanya juga si upik abu yang cantik jelita ini berubah menjadi tuan putri yang lebih cantik jelita lagi. Bahkan tuan putri ini mempunyai 3 orang bodyguard yang bisa diandalkan kapan saja

Dan peran yang paling susah adalah peran menjadi seorang kakak TELADAN buat mereka. Secara hidup gue masih harus banyak perbaikan sana sini. Apalagi semenjak orangtua kami harus menetap di kota yang berbeda, godaan untuk menjadi tuan putri yang hidup berleyeh-leyeh semakin tinggi. Adek gue yang bungsu sering berangkat kuliah tanpa sarapan karna si upik abu lebih memilih nongkrong didepan tipi menikmati berita infotaiment yang lagi hot-hot nya.

Ah, tapi peran apapun itu yang penting gue senang manjalankannya. Dan ada saat-saat dimana gue harus menerima ‘balasan’ dari peran-peran gue itu. Sepeti hari minggu kemaren. Adek gue yang udah sejak 3 bulan yang lalu kerja di ibukota akhirnya pulang untuk pertama kali. Walaupun dia hanya datang hari sabtu sore dan harus udah kembali hari minggu nya, tapi gue sangat menikmati keutuhan sebuah keluarga sampe orangtua kami yang iri dan ingin bergabung bersama. Walaupun tak dipungkiri kami sering berdebat tapi saat-saat kami berkumpul adalah saat-saat dimana gue bisa ngelunjak naik kasta menjadi seorang ratu

Menjadi ratu sehari, itulah judul weekend kemaren. Gue tinggal duduk manis di mobil. Ada yang nyupirin, ada yang nutup gerbang, ada yang nanya ‘lagi pengen makan apa?’, ada yang pegang plastik belanjaan dan yang pasti ada yang bayarin hahahaha…

I’m proud of you dek.. tak sabar untuk menunggu mu pulang lagi

Perbedaan

Posted: June 4, 2010 in Bebek, Love, Tentang gue

ketika dua insan bersatu

ketika dua karakter bertemu

ketika dua pemikiran disatukan

ketika dua asa bersanding

ketika dua prinsip berjalan bersama

ketika dua otak beriringan

maka ketika itu pula lah hati teruji

ketika aku sadar bahwa kamu lah orangnya

ketika aku sadar bahwa kamu lah duniaku

ketika aku sadar bahwa kamu lah asa ku

ketika itu pula lah aku sadar hatiku sedang di uji