Hidup dan Roda

Posted: March 30, 2010 in Kehidupan, Motivasi

Hidup dan kehidupan itu bagai roda yang berputar

kadang diatas, kadang di bawah

kadang kita bisa berkata bahwa hidup itu indah

tapi tak jarang kita juga menyesali apa yang terjadi

*


****

****

****

****

saya.. seorang perempuan *tulen* dengan segala keterbatasan yang ada juga pernah merasakan berada di roda yang paling bawah dari kehidupan ini. Ketika ditahun 2003an, keluarga saya salah mengambil langkah dalam berinvestasi dan akhirnya jatuh ke level nol dalam posisi keuangan.

Saya..yang waktu itu terbiasa naik mobil kemana-mana tiba-tiba harus membiasakan diri naik kendaraan umum yang dinamakan bis atau angkot. Saya..yang waktu itu punya penyakit shooping akut harus menahan diri untuk tidak keluyuran di mall dan menghabiskan uang untuk hal-hal yang enggak penting. Saya yang waktu itu selalu gampang untuk mendapatkan sesuatu tiba-tiba harus berkorban untuk mendapatkannya

Mau tau rasanya?? S.A.K.I.T JENDRAL…!!!

ketika kau berada di dalam bis dan melihat sebuah mobil di sebelahmu dikendarai oleh seorang gadis.. hmm..cantik..  maka kau seperti melihat kehidupanmu yang dulu. ketika kau melihat serombongan gadis ber-haha..hihi..keluar masuk outlet-outlet di mall, maka kau pun seperti melihat dirimu yang dulu. ketika kau ingin membeli sesuatu dan sedih karna tidak punya uang, saya juga pernah merasakannya

saya kecewa dengan kehidupan saya…

tapi itu dulu, dan sekarang?? Saya bersyukur untuk itu semua..

Saya jadi tau gimana rasanya naik bis. Saya senang mendengar suara bapak kenek berteriak-teriak di pagi hari. Bahkan di kala matahari pagi baru bersinar, dia sudah berteriak-teriak mencari penumpang dengan semangatnya demi untuk menghidupi keluarga.

Saya jadi tau gimana rasanya diajak kenalan di dalam bis oleh mas-mas yang awalnya nanya tujuan, kemudian nanya nama, nanya alamat dan berakhir dengan no telp hehehehe..

Saya merasa sangat bahagia ketika saya bisa memberikan kursi saya untuk seorang ibu yang sedang hamil waktu itu.

Dan hati saya juga pernah merasa di tusuk dengan sangat dalam. Percaya atau tidak, saya pernah dibayari oleh seorang kakek tua keriput yang berbaju lusuh, tanpa menggunakan alas kaki, yang duduk didepan saya, yang sama sekali tidak saya kenal. Hingga akhirnya kejadian itu membuat supir dan semua penumpang memandang aneh kepada saya. Ingin waktu itu rasanya berteriak.. ‘bukan..bukan..!!! saya bukan istri simpanannya..!!!!’ Tapi sejak itu, saya belajar untuk membagikan sesuatu kepada orang yang kurang beruntung. Dan yihaaa….saya melakukannya. Saya pernah beberapa kali membayar ongkos nenek-nenek tua sederhana yang saya juga tidak kenal

Mau tau rasanya?? kau akan tersenyum bahagia sepanjang hari, tak kala kau rela mengeluarkan uang 3000 rupiah untuk membayar ongkos seorang nenek yang tidak kau kenal. Rasa haru dan bahagia ini akan membuat hidupmu menjadi lebih berwarna

See, kalau kau melihat dari sisi yang lain, banyak hal indah yang terjadi kan?

Saya bersyukur untuk semua kejadian yang ada. Karna saya yang sekarang ini adalah hasil tempaan dari setiap kejadian tersebut

Percayalah, saat kehidupanmu berada di roda paling bawah sekalipun, tidak berarti dunia akan berhenti berputar

**

**

**

-another ‘me’-

*****

sumpah..bukan gue yang nulis. ini adalah alter gue yang lain..!!

gambar diunduh dari sini

Comments
  1. Inge says:

    woooooo begitu baca penutupnya, langsung reda shock ku…
    *kabooooor*

  2. arman says:

    lho jadi ini cerita beneran atau bukan?

  3. Raffaell says:

    Melihat ke atas itu perlu, tapi ada kalanya kita melihat kebawah untuk menilai seberapa arif diri kita untuk menjalani kehidupan, kadang, kita merasa berlebihan, namun kita membiarkanya, karena ? kita menikmatinya, ketika kita terbawa dalam kondisi, dimana kita ngga merasa nyaman, kita mulai merasakan penderitaan, padahal kita ngga perlu merasa begitu…

    Ahh, tergantung seberapa arif seseorang untuk menghargai dirinya sendiri.

  4. Ariw says:

    ‘kaya’ dalam pengalaman.. sudah pernah merasakan diatas, juga dibawah. pengalaman bakal jadi guru terbaik

  5. penutupnya itu lho…

    hehehe.. very nice you ito….!

    Asal Rodanya jangan kempes dan kosong ato kempes aja ito, kosong akan pemahaman kalo ada Tuhan diatas segala hidup kita…

    kebayang kalo rodanya kosong/kempes dipaksa berputar, malah melukai dan merusak roda itu sendiri…!😀

    *jangan-jangan ito tukeran nomor hape sama si kakek itu ya?
    *kaburrrrrr… <–sambil mamerin jari telunjuk dan tengah… Pisssss

  6. dayu says:

    another side of sparkling ncy ^^

  7. orange float says:

    saya percaya kok ini beneran kisah hidupmu Ncy….🙂

  8. septarius says:


    Setelah jatuh kita tidak akan menjadi orang yang sama lagi..
    ..

  9. ning says:

    kenalan dunk sama alter ego lo..alter ego gw namanya esther (the orphan)

  10. 3rg3 says:

    tulisan yang bagus…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s